Workshop Fotografi bersama Raiyani Muharromah

October 19, 2019

Foto adalah salah satu komponen yang biasanya menjadi bagian dalam tulisan ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa Biologi dalam tugas akhirnya. Karenanya kemampuan untuk memotret dengan baik merupakan keniscayaan bagi mahasiswa Biologi. Untuk menunjang hal itu, Jurusan Biologi bersama Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Tadulako menggelar Workshop fotografi selama dua hari bertempat di Ruang Seminar Jurusan Biologi.

Gambar 1. Raiyani Muharromah menyampaian materi mengenai Teknik Dasar Fotografi

Kegiatan yang menghadirkan langsung fotografer profesional Raiyani Muharromah ini berlangsung dari 18 hingga 19 Oktober 2019.

Gambar 2. Pemateri bergambar bersama Wakil Dekan dan dosen-dosen Biologi

Dalam laporannya, ketua panitia, Saparuddin menyampaikan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 48 orang mahasiswa maupun alumni Jurusan Biologi FMIPA UNTAD. Sementara itu Dr. Lufsy Mahmudin, Wakil Dekan Bidang Keuangan dalam sambutan pembukaannya mengungkapkan bahwa mahasiswa Biologi sangat membutuhkan kemampuan fotografi yang baik dalam menyajikan hasil-hasil penelitiannya. Karena itu kegiatan workshop fotografi ini sangat tepat dalam rangka peningkatan kemampuan fotografi bagi mahasiswa Biologi. Apalagi pemateri adalah fotografer yang sekaligus juga alumni Biologi. Lebih lanjut, Wadek Biduk mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan pelaksanaan acara ini dengan baik. Beliau juga berharap semoga setelah workshop ini selesai, akan lebih memotivasi peserta untuk semakin meningkatkan kemampuan fotografinya.

Gambar 3. Peserta dan pemateri berfoto bersama setelah sesi foto outdoor

Dalam materi yang disampaikan di hari pertama, Raiyani yang merupakan seorang travel photographer, penulis, dan juga pemilik Raiyani Photography Galeribogor ini, mengulas teknik dasar yang diperlukan dalam fotografi, termasuk diperkenalkan dengan besar kecilnya diafragma (aperture), kecepatan mengambil foto pada kamera (shutter speed), dan pengaturan jumlah cahaya yang masuk (ISO). Pemateri yang sudah melanglang buana di 34 provinsi Indonesia dan 15 negara berkat kemampuan fotografinya ini, juga banyak berbagi pengalaman mengenai peluang kerja di dunia fotografi.

Gambar 4. Diskusi mengenai Teknik Fotografi Outdoor

Workshop di hari kedua lebih memfokuskan pada praktek pemotretan outdoor menggunakan obyek yang ada di sekitar kampus UNTAD. Peserta sangat antusias di sesi ini, karena selain diajarkan teknik memotret menggunakan kamera DLSR, Raiyani juga memberikan materi mengenai optimalisasi penggunaan handphone untuk pemotretan. Sesi yang diselingi diskusi ini kemudian dilanjutkan di laboratorium Biosistematika Hewan dan Evolusi untuk penyampaian materi pemotretan spesimen laboratorium.

Gambar 5. Aktivitas pemotretan dibimbing langsung oleh pemateri, Raiyani Muharromah

Rangkaian workshop selama dua hari ditutup dengan pengumuman peserta dengan foto terbaik yang penyerahan hadiahnya langsung diberikan oleh Raiyani. Keenam peserta dengan hasil foto terbaik tersebut adalah Anjas Saputra, Adrianus Tombi, Husain, Nur Anisa, Herlina dan Widiawaty. Sementara itu, Ketua Jurusan Biologi, Dr. Annawaty yang menutup secara resmi kegiatan workshop berpesan kepada seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan fotografinya untuk menghasilkan foto yang lebih baik lagi (AA).

Gambar 6. Penyerahan hadiah lomba bagi foto terbaik